Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang. Hendrikus Rahayaan, mahasiswa Fakultas Hukum sekaligus atlet Muaythai, berhasil membawa pulang dua medali emas dalam ajang bergengsi Semarang Fight Night 4 “Ring of Celebration” yang digelar di Atrium Utama Tentrem Mall Semarang.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Olympus Fight Club (organisasi pelatihan beladiri yang berbasis di Semarang) ini mempertemukan para fighter berbakat dari berbagai daerah dan bahkan mancanegara. Dalam exhibition match tersebut, fighter yang berjuluk “Keybadboy” itu tampil gemilang dengan menyabet medali emas di dua kategori sekaligus, yakni boxing dan kickboxing.
Pada partai boxing, Hendrikus berhadapan dengan Mantelo, fighter asal Timor Leste. Pertarungan berlangsung ketat hingga tiga ronde, namun teknik dan stamina yang solid membuat Hendrikus unggul mutlak atas lawannya. Sementara di kategori kickboxing, ia kembali menunjukkan ketangguhan dengan mengalahkan Rifandi dari Fierce Combat Team, juga dalam tiga ronde penuh.
“Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh civitas akademika UNTAG Semarang, mulai dari Bapak Rektor, Dekan, hingga para dosen yang selalu memberikan dukungan dan doa,” ujar Hendrikus usai pertandingan.
Hendrikus sendiri bukan nama baru dalam dunia beladiri. Sebelumnya, ia pernah berlaga di ajang One Pride MMA, sebuah program tarung prestisius yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi nasional. Dengan segudang pengalaman dan prestasi, Hendrikus menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UNTAG Semarang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga dapat berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional.
Prestasi ini semakin menegaskan komitmen UNTAG Semarang dalam mendorong mahasiswa untuk berkembang secara holistik, baik di ranah intelektual, seni, maupun olahraga. Dukungan penuh dari kampus diharapkan terus menjadi energi positif bagi mahasiswa seperti Hendrikus untuk mengukir prestasi lebih tinggi di masa depan.


