Aula Grha Kebangsaan UNTAG Semarang belum lama ini dipenuhi riuh antusiasme. Ratusan siswa-siswi dari berbagai SMA/SMK di Semarang dan sekitarnya tampak mengalir masuk, mata mereka berbinar melihat deretan lebih dari sepuluh stand pameran yang disiapkan oleh fakultas dan unit di UNTAG.
Di sisi kiri aula, stand Fakultas Hukum berdiri paling depan. Deretan piala juara 1 lomba persidangan nasional berkilau paling terang. Di sampingnya, potret desain gedung modern tempat Fakultas Hukum UNTAG akan segera berkegiatan membuat para siswa berhenti cukup lama. Mereka bertanya, memotret, bahkan membayangkan diri mereka suatu hari menjadi bagian dari fakultas yang sarat prestasi itu.
Tak jauh dari sana, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) memamerkan karya dosen dan buku-buku hasil penelitian yang tampak rapi dan penuh warna. Beberapa siswa terlihat membuka lembar demi lembar halaman buku, terpikat oleh topik-topik yang membahas fenomena sosial yang kekinian.
Dari area tengah aula, aroma kreativitas terasa kuat dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Hasil kewirausahaan mahasiswa, mulai dari produk kreatif, desain bisnis, hingga portofolio kompetisi dipamerkan dengan rapi. Setiap produk memiliki kisah perjuangan mahasiswa yang sebelumnya meraih berbagai kejuaraan, membuat pengunjung semakin yakin akan budaya inovasi yang hidup di dalam kampus merah-putih ini.
Di sisi pojok, Fakultas Teknik menampilkan dunia konstruksi dalam skala mini. Desain maket arsitektur, minikonstruksi, dan bahan bangunan ditata seperti sebuah galeri seni. Beberapa siswa tampak berdiskusi dengan mahasiswa tentang cara pembuatan maket, sementara yang lain tak henti memotret kejuaraan-kejuaraan yang pernah diraih BEM Fakultas Teknik.
Daya tarik lain datang dari Fakultas Teknologi Pertanian, yang menampilkan berbagai hasil olahan pangan inovatif karya mahasiswa. Ada produk minuman fermentasi, snack sehat berbahan lokal, hingga inovasi pangan khas daerah yang dikembangkan. Siswa-siswi yang datang terlihat sangat menikmati sesi food tasting kecil yang disiapkan mahasiswa.
Sorak kagum terdengar dari sudut ruangan ketika pengunjung menyaksikan penampilan Fakultas Bahasa dan Budaya. Beberapa siswa mendapatkan pengalaman tampil dalam cosplay ala Jepang, sementara bagian lain dari stan menyediakan game interaktif berbahasa Inggris. Tak kalah menarik, karya mahasiswa Prodi Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan YME juga ikut menghiasi ruangan melalui instalasi dan audio visual yang penuh makna.
Dalam sambutannya, Rektor UNTAG Semarang, Prof. Dr. Drs. Suparno, M.Si, menyampaikan bahwa Expo Campus ini merupakan komitmen UNTAG dalam membuka ruang interaksi langsung antara kampus dan calon mahasiswa.
“Kami ingin para siswa melihat sendiri bahwa UNTAG Semarang adalah rumah bagi kreativitas, prestasi, dan kesempatan tanpa batas. Melalui expo ini, kami berharap adik-adik semua bisa merasakan atmosfer akademik dan inovasi yang terus kami bangun di sini. Masa depan kalian adalah prioritas kami,” tutur Rektor.


