FGD diikuti oleh 35 peserta yang terdiri atas anggota DPRD Kabupaten Tegal serta perwakilan perangkat daerah yang memiliki kewenangan di bidang pemerintahan desa dan pemberdayaan masyarakat, di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes), Sekretariat Daerah (Setda), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Sekretariat DPRD (Setwan) Kabupaten Tegal.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membahas implementasi PP Nomor 16 Tahun 2026 yang mengatur kedudukan, hak, kewajiban, serta pembinaan kepala desa, perangkat desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Melalui diskusi yang melibatkan unsur akademisi dan pemerintah daerah, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai substansi regulasi sekaligus menyamakan persepsi dalam penerapannya di daerah.
Pelaksanaan FGD merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama antara UNTAG Semarang dan Pemerintah Kabupaten Tegal yang berorientasi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya aparatur pemerintahan desa. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendukung penyusunan kebijakan, peningkatan kompetensi aparatur, serta pembangunan desa yang lebih profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
Selain menjadi wadah pertukaran pengetahuan, kegiatan ini juga dimanfaatkan oleh Tim Promosi UNTAG Semarang untuk memperkenalkan berbagai program studi dan peluang studi lanjut di enam fakultas kepada para peserta. Melalui kesempatan tersebut, UNTAG Semarang membuka akses bagi aparatur pemerintah dan masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi akademik maupun profesional melalui pendidikan tinggi yang berkualitas.
Sebagai perguruan tinggi yang mengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi, UNTAG Semarang terus berkomitmen membangun kemitraan strategis dengan berbagai pemerintah daerah melalui kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Sinergi yang terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Tegal menjadi salah satu wujud nyata kontribusi UNTAG Semarang dalam mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan kolaborasi.

