Penandatanganan MoU dilaksanakan di Ruang Rapat Alamanda BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Senin (29/6), dan menjadi bagian dari agenda Perjanjian Kerja Sama Pemberdayaan Desa Kepyar, Kabupaten Wonogiri yang diinisiasi BPSDMD Provinsi Jawa Tengah bersama perguruan tinggi. Selain UNTAG Semarang, kegiatan tersebut juga diikuti oleh Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang dan Universitas Wahid Hasyim sebagai mitra dalam mendukung implementasi program pemberdayaan masyarakat.
Melalui kerja sama ini, UNTAG Semarang berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat yang berbasis keilmuan serta kegiatan peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus menghasilkan inovasi yang mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan.
Rektor UNTAG Semarang, Prof. Dr. Drs. Suparjo, M.P., menyampaikan bahwa kemitraan dengan BPSDMD Provinsi Jawa Tengah merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus bentuk kontribusi aktif kampus dalam mendukung pembangunan masyarakat. "UNTAG Semarang memiliki potensi akademik yang dapat disinergikan dalam program pemberdayaan masyarakat. Kami memiliki Fakultas Teknologi Pertanian yang dapat memberikan edukasi mengenai pengelolaan potensi pertanian dan ketahanan pangan masyarakat. Selain itu, Fakultas Teknik, khususnya Program Studi Teknik Sipil, memiliki kompetensi dalam memberikan edukasi serta penerapan konstruksi bangunan tahan gempa. Kami berharap keahlian yang dimiliki sivitas akademika UNTAG Semarang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Kepyar dan mendukung pembangunan desa yang tangguh serta berkelanjutan," ujar Prof. Suparjo. Kontribusi tersebut selaras dengan ruang lingkup kerja sama yang mencakup pengabdian kepada masyarakat serta peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Melalui kolaborasi ini, UNTAG Semarang akan menghadirkan pendampingan berbasis keilmuan sesuai bidang keunggulan yang dimiliki, sehingga program pemberdayaan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menghasilkan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi bagi berbagai program kolaboratif yang memberikan dampak nyata, khususnya dalam mendukung Program Pemberdayaan Desa Kepyar, Kabupaten Wonogiri. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah diyakini mampu menghadirkan solusi berbasis akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai modal utama pembangunan.
Melalui kolaborasi ini, UNTAG Semarang kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Dengan mengedepankan semangat kolaborasi, inovasi, dan kebermanfaatan, UNTAG Semarang terus berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan pembangunan Jawa Tengah.

