Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Menghasilkan lulusan yang bermoral Pancasila dan berwawasan kebangsaan.

Weblink UNTAG

Info Akademik

  • Agenda Kegiatan Kampus
  • INFO PMB
  • Info Kalender Akademik
  • Info Wisuda 2014
  • Info Kegiatan Semester Mahasiswa
  • Info Kegiatan Alumni
  • Info Keanggotaan E-Learning
  • Info Pelatihan Mahasiswa
  • Info Pelatihan Dosen
  • Info Semintar
  • Info Workshop

Lowongan Dosen Tetap

Silakan bergabung bersama kami untuk berkarier menjadi DOSEN. Informasi selengkapnya, silakan buka website http://kepegawaian.untagsmg.ac.id.

Berita Terbaru

Kunjungan web

Hari iniHari ini1130
KemarinKemarin1943
TotalTotal277129

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player

Powered by RS Web Solutions

Mahasiswa Didorong Bersikap Skeptis

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang mendorong mahasiswa untuk selalu berperilaku skeptis dalam koridor akademik. Sebab, berpikir kriti diperlukan untuk mengasah kemampuan nalar dan pemecahan masalah.

“Semua mahasiswa harus belajar memiliki sikap kritis. Lebih-lebih mereka yang telah menempuh jenjang S-2 dan S-3. Tanpa sikap semacam itu, bagaimana mereka menemukan teori dan aplikasi terbarukan.” Kata Guru Besar Ilmu Hukum Untag Prof. Dr. Sarsintorini Putra, di sela-sela Diskusi Hukum Kesehatan di Kampus Untag baru-baru ini.

 

Forum tersebut merupakan hasil kerja sama Pusat Kajian Hukum Kesehatan Untag dengan Prodi Studi Forensik dan Medikolegal Kedokteran Undip. Acara tersebut dihadiri Pakar Kedokteran Forensik Undip Gatot W Suharto, ahli Hukum Pidana Untag Anggraeni, dan mahasiswa kedokteran dari berbagai universitas di Indonesia.

Sebagai salah satu agenda rutin akademik diskusi biasanya mengundang perwakilan mahasiswa dari UKI Jakarta, UPN Veteran Jakarta, Universitas Trisakti Jakarta, dan Universitas Katolok Atmajaya Jakarta.

Sarsintorini menjelaskan, diskusi semacam ini diinginkan memantik sikap skeptis mahasiswa. Mereka diberi ruang semestinya untuk bisa belajar, berdiskusi dan berdialog bersama.

Dia mengatakan, pada jenjang pascasarjana mahasiswa perlu menemukan prinsip-prinsip kebaharuan. Forum seperti ini akan membantu mereka dalam penulisan tesis atau disertasi sebagai syarat kelulusan. Diskusi berlangsung di lantai III Fakultas Hukum Untag. Mahasiswa S-1 dan S-2 bebas berbicara mengenai persoalan hukum kesehatan yang sedang mengemuka. Tema diskusi menitik beratkan pada kesiapan menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN  (MEA) yangtinggal menunggu hari.

Anggraeni membuka diskusi dengan menyatakan penduduk di kawasan ASEAN bakal mempunyai kebebasan melanglang buana di masing-masing negara tanpa berbekal paspor. Kondisi ini berdampak pada persaingan memilih lokasi pekerjaan yang dianggap memberi keuntungan dan kepuasan.

(Suara Merdeka)

Web Fakultas/Jurusan/Program Pasca Sarjana